Aset Rp700 Juta Ludes Terbakar, 3 Rumah Warga dan Lamin Adat Long Peso Jadi Arang

Rabu, 14 Januari 2026 22:05 WITA
Kobaran api yang melahap rumah warga

Suarakaltara.com, TANJUNG SELOR : Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu sore (14/1/2026).

Sedikitnya tiga rumah warga dan satu bangunan Lamin Adat Peso ludes terbakar, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WITA dan pertama kali diketahui oleh warga setempat.

Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena mayoritas rumah terbuat dari material kayu.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, mengatakan kebakaran diduga bermula dari sebuah rumah kosong yang sudah lama tidak dihuni.

“Kebakaran berasal dari rumah kosong yang telah bertahun-tahun tidak ditempati. Api cepat membesar akibat material bangunan dari kayu,” ujar Aipda Hadi kepada media.

Adapun bangunan yang terbakar masing-masing merupakan rumah milik Jalung Usat, Anton Elias, satu bangunan Lamin Adat Peso, serta satu unit rumah dinas bidan yang dalam kondisi tidak berpenghuni.

Selain itu, sedikitnya empat rumah warga lainnya di sekitar lokasi turut terdampak.

Menurut keterangan saksi di lokasi, api pertama kali diketahui setelah asap tebal dan hawa panas mulai masuk ke dalam rumah warga.

Warga yang panik segera menyelamatkan diri dan barang-barang berharga, sembari meminta bantuan masyarakat sekitar.

“Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga Desa Long Peso, Long Bia, dan Muara Pangean, dibantu personel Polsek Peso serta Koramil Peso,” jelasnya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan menggunakan air profil dan air dari selokan di sekitar lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan yang tidak berpenghuni, dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus listrik dari rumah kosong. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta,” pungkas Aipda Hadi. (red/sk)

Bagikan
Berita Terkait