Ribuan Atlet Padati Porkab II Bulungan, Ajang Unjuk Kekuatan Menuju Porprov 2026

Minggu, 5 Oktober 2025 12:53 WITA
Defile para atlet dalam Porkab II Bulungan

Suarakaltara.com, TANJUNG SELOR : Atmosfer persaingan sekaligus kebersamaan mewarnai pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bulungan 2025.

Sebanyak 1.485 atlet dari 10 kecamatan dan 74 desa tumpah ruah di Lapangan Agathis, Minggu (5/10/2025), menandai dimulainya pesta olahraga terbesar di tingkat kabupaten tersebut.

Lebih dari sekadar seremoni, Porkab II menjadi panggung strategis untuk mengukur kekuatan atlet lokal sekaligus mengasah mental tanding generasi muda Bulungan.

Di tengah ambisi prestasi, semangat persatuan tetap digaungkan sebagai fondasi utama.

Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa Porkab bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan momentum membangun karakter dan solidaritas antar atlet.

“Junjung tinggi fair play dan sportivitas. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi ruang untuk menyatukan potensi generasi muda Bulungan,” tegasnya.

Ia juga memberi apresiasi kepada KONI Bulungan dan panitia pelaksana yang dinilai berhasil menggerakkan partisipasi atlet dari seluruh wilayah.

Menurutnya, ajang ini memiliki peran vital dalam menyiapkan regenerasi atlet menuju level yang lebih tinggi.

“Porkab ini bukan kegiatan seremonial semata. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan atlet Bulungan menghadapi Porprov 2026 di Malinau,” ujarnya.

Komitmen pemerintah daerah pun ditegaskan, dengan rencana menjadikan Porkab sebagai agenda rutin pembinaan olahraga.

Syarwani optimistis, dengan pembinaan berkelanjutan, Bulungan mampu terus bersaing hingga ke level nasional bahkan internasional.

Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady, menyebut Porkab II sebagai titik awal lahirnya generasi atlet baru yang diharapkan mampu melanjutkan tradisi prestasi daerah.

“Ini panggung bagi atlet muda untuk membuktikan diri. Kita ingin Bulungan menjadi pusat kekuatan olahraga prestasi di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Pada Porkab II kali ini, sebanyak 15 cabang olahraga dipertandingkan, ditambah 8 cabang ekshibisi yang difungsikan sebagai ajang penjaringan atlet potensial di tiap kecamatan.

Meski diakui masih ada keterbatasan, terutama pada pemerataan sumber daya atlet, KONI memastikan proses pembinaan akan terus berjalan.

“Kita realistis dengan kondisi yang ada, tapi tetap optimistis. Dari sinilah kita bentuk tim terbaik untuk Porprov nanti,” tambahnya.

Dengan rivalitas yang sehat dan semangat sportivitas yang dijaga, Porkab II Bulungan 2025 tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga simbol kebangkitan olahraga daerah.

Harapannya jelas, dari ajang ini akan lahir atlet-atlet baru yang mampu mengangkat nama Bulungan ke panggung yang lebih tinggi. (red/sk)

Bagikan
Berita Terkait