Target 808,1 Hektare, Penanaman Jagung di Kaltara Baru 66,31 Hektare

Sabtu, 7 Maret 2026 20:17 WITA
Kapolda didampingi Wakapolda Kaltara saat memimpin penanaman jagung serentak

Suarakaltara.com, TANJUNG SELOR : Upaya percepatan program ketahanan pangan di Kaltara terus didorong melalui kegiatan tanam jagung serentak yang digelar di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy bersama Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto serta jajaran Pejabat Utama Polda Kaltara.

Tanam jagung ini juga diikuti unsur Forkopimda dan dilaksanakan serentak secara nasional melalui pertemuan virtual yang dipimpin Kapolri.

Kapolda Kaltara menjelaskan, program penanaman jagung merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian di daerah.

“Polri melalui Polda Kaltara terus berupaya mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan. Salah satunya dengan mendorong pengembangan komoditas jagung bersama para petani di daerah,” kata Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.

Ia mengungkapkan, secara keseluruhan potensi lahan yang diproyeksikan untuk program ketahanan pangan jagung di wilayah Kaltara mencapai 808,1 hektare.

Lahan tersebut dikelola bersama sekitar 193 kelompok tani yang menjadi mitra binaan.

“Potensi lahan yang telah kita identifikasi mencapai 808,1 hektare dengan melibatkan 193 kelompok tani binaan. Ini merupakan kekuatan besar yang harus kita optimalkan bersama,” ujarnya.

Meski demikian, hingga triwulan pertama tahun 2026 realisasi penanaman jagung masih berada pada angka 66,31 hektare.

Kapolda mengakui capaian tersebut masih perlu terus ditingkatkan agar target yang telah ditetapkan bisa terpenuhi.

“Sampai dengan Triwulan I tahun 2026, progres penanaman jagung baru mencapai 66,31 hektare. Ini menjadi perhatian kita bersama agar percepatan penanaman bisa terus dilakukan,” jelasnya.

Untuk mendorong percepatan tersebut, Polda Kaltara bersama pemerintah daerah dan para petani terus menggelar kegiatan tanam jagung secara bertahap di berbagai wilayah.

“Hari ini kita juga melaksanakan tanam jagung serentak seluas 9,55 hektare di beberapa wilayah di Kalimantan Utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan realisasi lahan yang sudah direncanakan,” tambahnya.

Di lokasi utama Desa Bumi Rahayu, penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare milik petani bernama Tarmanto.

Kapolda memberikan apresiasi kepada pemerintah desa serta para petani yang telah berpartisipasi dalam program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Kepala Desa Bumi Rahayu, Bapak Sri Widodo, serta Bapak Tarmanto dan para petani yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program ini,” ucapnya.

Selain peningkatan luas tanam, Kapolda juga menekankan pentingnya dukungan pembiayaan bagi petani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Ia mendorong petani memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Pemanfaatan KUR sangat penting untuk membantu kebutuhan modal petani, baik untuk pengolahan lahan, pembelian bibit, maupun pupuk. Dengan dukungan modal yang cukup, produksi pertanian tentu akan lebih optimal,” jelasnya.

Terkait hasil panen, Kapolda menyebutkan bahwa Bulog telah mulai menyerap jagung hasil produksi petani di Kaltara.

“Data yang kami terima menunjukkan Bulog telah menyerap sekitar 4,43 ton jagung pada tahun 2026. Sementara sebagian hasil panen lainnya masih dalam proses pengeringan sebelum dipasarkan,” ungkapnya.

Ia berharap program penanaman jagung yang terus digencarkan ini dapat mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan para petani terus berjalan dengan baik sehingga produksi jagung di Kalimantan Utara dapat terus meningkat,” pungkasnya. (red/sk)

Bagikan
Berita Terkait