Kapolda Pastikan Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Masih Diselidiki

Kamis, 21 Mei 2026 13:45 WITA
Kapolda saat meninjau Kantor Bupati Bulungan pasca terbakar

Suarakaltara.com, TANJUNG SELOR : Aparat kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran hebat yang melanda gedung utama Kantor Bupati Bulungan di Jalan Jelarai, Tanjung Selor.

Hingga Kamis (21/5/2026), proses pendinginan dan pengamanan lokasi masih terus dilakukan guna mendukung penyelidikan.

Kapolda Kaltara, Irjen Djati Wiyoto Abadhy turun langsung meninjau lokasi kebakaran untuk memastikan proses penanganan berjalan maksimal.

Sejumlah titik di area gedung masih dipasangi garis polisi sebagai bagian dari proses pemeriksaan.

“Kami memastikan pemadaman telah dilakukan sejak tadi malam hingga pagi hari. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan sekaligus persiapan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kebakaran,” ujar Kapolda.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (20/5/2026) malam itu menghanguskan sejumlah ruangan penting di lantai dua gedung utama, termasuk ruang kerja pimpinan daerah dan beberapa fasilitas pemerintahan lainnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Sekretaris Daerah Bulungan, Risdianto.

Polisi memastikan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal sudah dilakukan dan proses penyelidikan akan terus berlanjut dengan pendalaman oleh jajaran kepolisian.

“Penanganan utama dilakukan Polresta Bulungan dan dibantu Polda Kaltara untuk proses pendalaman,” katanya.

Kapolda menegaskan, hingga kini pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran karena seluruh tahapan pemeriksaan masih berlangsung.

Polisi juga masih menunggu laporan lengkap dari tim penyelidik di lapangan.

“Hasilnya belum bisa disimpulkan sekarang. Kami masih menunggu laporan lengkap dari tim pemeriksa,” tegasnya.

Sementara itu, pendataan kerugian material masih dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait. Inventarisasi meliputi bangunan, fasilitas kantor, hingga aset pemerintahan yang terdampak kebakaran.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, Kapolda memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kerugian material masih dihimpun karena proses pendataan aset dan bangunan terdampak masih berlangsung,” pungkasnya. (red/sk)

Bagikan
Berita Terkait