Suarakaltara.com, TANJUNG SELOR : Pemerintah Kabupaten Bulungan mencatat peningkatan signifikan Luas Tambah Tanam (LTT) pada 2025. LTT naik 83 persen dari 2.100 hektare menjadi 3.900 hektare, dengan produksi beras mencapai sekitar 12.000 ton.
Namun, jumlah tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Bulungan yang mencapai 16.000 ton per tahun.
Dengan demikian, Bulungan masih mengalami defisit sekitar 4.000 ton beras.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan peningkatan produksi beras sejalan dengan bertambahnya luas tanam, meski hasilnya belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan daerah.
“Produksi terus meningkat, tetapi saat ini masih belum menutup kebutuhan masyarakat,” ujar Syarwani, Selasa (20/1/2026).
Untuk menutup kekurangan tersebut, Pemkab Bulungan menyiapkan program cetak sawah baru seluas sekitar 800 hektare yang ditargetkan mulai berkontribusi pada 2026.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengusulkan tambahan cetak sawah ke pemerintah pusat.
Syarwani berharap melalui penambahan lahan dan penerapan pola tanam dua kali setahun, produksi beras Bulungan ke depan dapat memenuhi kebutuhan daerah. (red/sk)





