Suarakaltara.com, TANJUNG SELOR : Pemerintah Kabupaten Bulungan kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan merotasi tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemda Bulungan.
Rotasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, pada Senin, (12 /1/2026)
Langkah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penyegaran organisasi, tetapi juga kembali memunculkan wacana seleksi terbuka atau selter untuk mengisi sejumlah jabatan strategis yang hingga kini masih lowong.
Bupati Syarwani menegaskan, rotasi jabatan dilakukan berdasarkan pertimbangan yang matang serta keyakinan terhadap kapasitas dan rekam jejak para pejabat yang dipercaya menempati posisi baru.
“Saya tentu memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap penempatan jabatan baru yang dilantik hari ini,” ujar Syarwani.
Ia menjelaskan, para pejabat yang dirotasi bukanlah sosok baru dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Sebagian besar telah berpengalaman menjabat sebagai kepala dinas di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga dinilai memiliki kemampuan untuk beradaptasi secara cepat di lingkungan kerja yang baru.
“Pejabat tinggi pratama yang berpindah tempat ini sudah beberapa kali menjadi kepala dinas. Karena itu, saya yakin mereka dapat lebih cepat menyesuaikan diri dan beradaptasi,” ungkapnya.
Selain sebagai upaya penyegaran birokrasi, rotasi ini juga dimaksudkan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program-program pembangunan yang telah dirancang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
Syarwani optimistis, dari sisi teknis maupun administratif, pejabat yang menempati jabatan baru dapat langsung bekerja dan mendorong percepatan realisasi program.
“Program-program dalam APBD 2026 pada dasarnya sudah kita siapkan, sehingga nantinya tinggal pada tahap eksekusi pelaksanaan,” tegasnya.
Seiring dengan pelaksanaan rotasi, perhatian publik kembali tertuju pada rencana seleksi terbuka jabatan untuk mengisi sejumlah posisi kepala perangkat daerah yang masih kosong.
Syarwani memastikan, pengisian jabatan tersebut akan segera dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setelah mutasi hari ini, saya sudah memberikan arahan kepada Sekda dan BKPSDM Bulungan untuk menyiapkan langkah selanjutnya, termasuk pembentukan panitia seleksi,” katanya.
Beberapa jabatan yang direncanakan akan diisi melalui seleksi terbuka di antaranya Kepala DPMPTSP Bulungan, DKOP Bulungan, DKUKMPP Bulungan, serta jabatan staf ahli.
Pemkab Bulungan menargetkan pembentukan panitia seleksi dapat dimulai dalam waktu dekat, sehingga proses seleksi terbuka diharapkan sudah dapat berjalan pada Februari mendatang.
“Mudah-mudahan pada Februari nanti panitia sudah terbentuk dan proses seleksi sudah mulai berjalan,” ujarnya.
Bupati Syarwani menegaskan, seluruh tahapan rotasi maupun seleksi terbuka dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku serta telah melalui uji kompetensi oleh panitia internal maupun eksternal.
Meski demikian, keputusan akhir penempatan jabatan tetap berada di tangan Pejabat Pembina Kepegawaian.
“Pertimbangan sudah diberikan, dan keputusan akhirnya dikembalikan kepada PPK untuk menentukan siapa yang mengisi pos-pos strategis tersebut,” pungkasnya. (red/sk)





